berita industri

Jenis dan aplikasi pengawet makanan

2020-07-02

Pengawetan makanan sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia sejak jaman dahulu kala. Manusia telah menggunakan pengawet, saus anggur, dan metode lain untuk mengawetkan makanan sejak lama. Dengan pesatnya perkembangan sosial ekonomi dan pesatnya pertumbuhan permintaan pangan, kebutuhan pangan dalam jumlah besar membutuhkan transportasi dan pengolahan jarak jauh. Metode antiseptik tradisional sederhana tidak lagi memenuhi kebutuhan, danpengawet makanansudah muncul.


Secara umum diyakini bahwa fungsi pengawetpengawet makanandicapai dengan menghancurkan struktur sel mikroba atau mengganggu fungsi fisiologisnya. Misalnya, integritas dan fungsi dinding sel dan membran plasma, enzim metabolik, asam nukleat, dan sistem protein semuanya diperlukan untuk pertumbuhan dan reproduksi mikroorganisme. Mereka sangat diperlukan. Oleh karena itu, selamapengawet makananmengganggu salah satu dari mereka, mikroorganisme bisa mati atau berhenti tumbuh.


Menurut sumber tersebut,pengawet makanandapat dibedakan menjadi pengawet kimiawi dan pengawet alami.

pengawet makanan

Pengawet kimia


Pengawet yang disintesis oleh refleksi kimia disebut pengawet kimia. Pengawet kimiawi memiliki karakteristik efisiensi, kenyamanan, dan harga yang tinggi. Mereka adalah pengawet yang paling banyak digunakan di negara saya, termasuk pengawet jenis asam, jenis lemak, dan garam anorganik.


Pengawet alami


Pengawet alami umumnya merupakan kelas zat dengan efek antibakteri dan antiseptik yang diisolasi dan diekstraksi dari hewan, tumbuhan dan mikroorganisme atau metabolitnya. Mereka lebih aman daripada pengawet kimia dan terutama mencakup pengawet alami yang berasal dari hewan, tumbuhan dan mikroba.